Inspiration for the next phase
Terlepas dari nyata atau tidaknya kisah ini, semoga setelah membacanya dapat membawa perubahan dalam diri kita terutama pada kaum wanita.
Link ini gue dapet dari seorang teman yang memasangnya di status BBM, she said “sedih” sambil memberikan tanda panah ke link tersebut. Dengan rasa penasaran gue buka, dan perlahan gue baca sedikit demi sedikit air mata gue berjatuhan hingga membajiri seluruh pipi. I dont wanna be like that, gue tidak ingin menyesal suatu saat nanti. Semoga menjadi inspirasi untuk anda juga ya :)
A bouquet of flower
Memberi bunga untuk orang yang dicintai atau kasihi merupakan salah satu wujud dari keromantisan. Untuk beberapa perempuan ingin sekali diberikan bunga. Tapi hanya sedikit laki-laki (nampaknya) yang akan memberikan bunga kepada pasangannya. Haha. That’s only my sotoy opinion lho.
Buat gue sendiri, kalau dikasih syukur kalau ga yasudah. Bunganya juga ga bisa disimpen lama-lama. Diawetin juga buat apaan. Mending bunga bank *eh. Tapi bolehlah sekali-sekali merasakan diberi bunga itu seperti apa. Atau akhirnya tahu rasa dikasih bunga itu kayak apa, kalau buat gue pribadi. Rasanya aneh. Gue kayak mau ngomong “buat apa sih ini bunga?” haha. Ya, keromantisan kadang ga harus dengan bunga kan?














