Setiap orang yang mau naik haji adakalanya melakukan manasik haji. Ya semacam simulasi ibadah haji. Nah, karena bulan ini adalah bulan haji gue akan bercerita tentang kejadian 5,5 tahun yang lalu. Dimana akhirnya manasik haji “membawa” gue ke Mekkah. Alhamdulillah.
Jadi, saat gue kelas 3 SMA mendekati UAN keluarga nyojkap gue berencana untuk umrah bersama. Karena nenek gue dulu sudah pergi haji dan ingin kembali ke Mekkah, maka dipilihlah ibadah umrah. Kenapa? Karena nenek gue sudah tua *yaiyalah yaa namanya juga nenek-nenek*. Hmm beliau ingin kembali ke Mekkah tapi dengan kegiatan yang lebih santai. Saat itu gue ga kepikiran untuk ikut, diajak atau meminta. Sampai akhirnya sekolah gue, SMAN 1 Tangerang mengadakan manasik haji bagi siswa-siswi kelas 3.

(1) Manasik haji di Masjid Istiqlal saat TK. (2) Manasik haji SMA.
Manasik haji dilaksanakan di Lapangan Ahmad Yani yang letaknya persis di belakang sekolah gue. Awalnya sih hanya ada perasaan senang karena akhirnya terbebas dari pelajaran, Yippie! Yaa anak SMA banget lah. Kemudian dimulai lah rangakaian manasik haji. Dan setelah lama tawaf ngelilingin Ka’bah sambil cengengesan dan baca doa tiba-tiba muncul perasaan kalau gue kepengeeeeeeeeen banget ngeliat Ka’bah yang ada di Mekkah. Gue melanjutkan tawaf sambil berdoa seolah-olah gue memang ada di depan Ka’bah yang di Mekkah itu, “Ya Allah, hamba ingin sekali melihat Ka’bah yang sebenarnya. Andai saja hamba bisa ikut umrah bersama mama”. Yang tadinya niat cuma buat senang-senang karena bebas dari pelajaran sedikit berubah jadi mempraktekannya dengan baik.
Setelah sampai di rumah, nyokap gue langsung menawarkan untuk pergi umrah bersama! Subhanallah alhamdulillah. Maha mendengar dan Maha penyayang Allah SWT. Doa gue dikabulkan hari itu juga! Dan ini benar-benar bikin gue girang.
Dan alhamdulillah, sampai keinginan gue untuk 9 hari beribadah di Mekkah dan melihat Ka’bah yang sebenarnya. Ka’bah yang selama ini gue liat ya kalau ga di sajadah, foto, televisi atau ka’bah manasik hehe. Hmm.. kapan ya bisa kembali ke Mekkah lagi?
