Gong Xi Fa Cai!
Happy Lunar New Year.
Seperti tahun sebelumnya, kali ini keluarga besar dari ayah mengadakan kumpul keluarga. Tapi tahun ini lebih siap karena akan diadakannya acara perkenalan seluruh keluarga besar. Bukan hanya bertujuan untuk sekedar kenal, tapi juga mengetahui urut-urutannya di keluarga.
Yup, kami semua adalah Kwong A Miang’s Big Family. Yang hadir disini mencakup 4 generasi dari 3 nenek buyut yang berbeda. Sebelum pertemuan Imlek tahun lalu, jujur saja gue ga tahu dan ga ngerti bahwa hubungan saudara dengan mereka semua ini sangat dekat. Hanya saja karena berbeda garis keturunan dari nenek buyut, maka tipe wajah dan keyakinan kami pun berbeda. Tapi sekarang gue sudah mengerti bahwa mereka semua saudara yang hubungannya dekat.
Sesungguhnya gue juga ingin berterima kasih dengan keadaan sekarang ini yang tidak lagi meminoritaskan warga keturunan. Karena perayaan Imlek kini bisa terasa bebas. Dan akhirnya gue bisa kembali berkumpul dengan seluruh keluarga.
Siraman, 7 Januari 2012
Acara siraman ini terdiri dari beberapa acara. Dimana acara Siraman ini merupakan simbolis untuk memberikan izin anak yang akan menikah, mendoakan, ungkapan rasa syukur, mendukung kehidupan anak serta mengingatkan anak bahwa ayah dan ibu nya lah yang telah membesarkan dan memberikan kasih sayang.
(1) Meminta izin untuk melangkah ke kehidupan rumah tangga. (2) Berdoa dalam hati. (3) Sungkem. (4) Potong tumpeng. (5) Ramainya ‘pembeli’ es Dawet. (6) Membagikan jajan pasar. (7) I love you too. (8) Disuapi es Dawet. (9) Koin pemberian Ayah & Mama hasil jualan dawet.
Pengajian, 6 Januari 2012
WOW! Rasanya sangat lama ga ‘nyentuh’ Tumblr. Baiklah kali ini gue akan berbagi cerita tentang rentetan acara Pernikahan kemarin. Ini adalah beberapa foto yang menurut gue lumayan lah setelah gue manyun. Gimana ga manyun kalau jepretnya sih udah oke pakai DSLR, tapi kok kualitas kayak pake kamera henpon VGA !@#$%^&*
Permasalahannya adalah acara sepenting ini dijadikan momen untuk belajar motret oleh adik gue yang paling kecil. Dan parahnya adalah ga ada kamera back up.
Another story, hari ini adalah hari yang paling sedih dan haru untuk gue dan orang tua. Bagaimana tidak, acara yang dibuat bukan hanya mengaji dan berdoa. Tapi juga ada anak yang akan meminta izin kepada orang tuanya, dan orang tua akan memberikan izin anaknya untuk menikah. Memang semua ‘izin’ tersebut dibaca dengan teks. Tapi saat membacanya seperti tulisan-tulisan itu tahu betul apa yang selama ini anak (gue) ingin sampaikan. Beribu-ribu kesalahan yang sudah gue perbuat dan kali ini akhirnya bisa juga terucap oleh mulut gue untuk meminta maaf. Belum selesai, meminta izin untuk menikah itu rasanya berat sekali. Rasanya sebagai anak belum bisa memberikan apa-apa dan hanya bisa terus meminta (doa).
Terima kasih Ayah dan Mama. I love You :’)
(1) Me, the bride. (2) The fairies, Fayka & Keyla. (3&4) Memohon maaf dan meminta ijin untuk menikah. (5) The Sisters. LOL!
Study makes me dizzy. phew.
Return of Cleopatra. ikeys
Kalau baca headline berita Sea Games, kita akan menemui “Atlet A menyumbang Emas untuk Indonesia”, “Cabang A menyumbang Emas untuk Indonesia”. See?
Nah, kenapa sih kata-katanya MENYUMBANG? Hmm bukannya ga setuju dengan kata-kata menyumbang, tapi malah kalau gue pikir-pikir menyumbang merupakan kata yang paling pas!
Looklet BlackBerry themes made by myself :’) *mengharu biru*
Menyambut Idul Adha diantara kita pasti ada ya yang lagi sibuk pilih-pilih kambing. Mumpung masih ada waktu sebelum besok potong kambing, ada baiknya kita baca #tipspilihkambing dari @wulanbrurr, teman seperkoasan gue.
Labbaik Allah humma labbaik
Labbaik la sharika laka labbaik
Innal hamda Wan-ni’mata
Laka walmulk Laa sharika lah.
O my Lord, here I am at Your service, here I am.
There is no partner with You, here I am.
Truly the praise and the provisions are Yours,
and so is the dominion and sovereignty.
There is no partner with You.
Setiap orang yang mau naik haji adakalanya melakukan manasik haji. Ya semacam simulasi ibadah haji. Nah, karena bulan ini adalah bulan haji gue akan bercerita tentang kejadian 5,5 tahun yang lalu. Dimana akhirnya manasik haji “membawa” gue ke Mekkah. Alhamdulillah.
